Bismillah…
Cinta yang datang karena kebagusan akhlaq itu lebih dalam, daripada cinta yang datang karena kecantikan fisik yang hanya sekedar kulit luar saja..
Transkrip Kajian
Berikut ini sebuah kisah nyata yang disebutkan oleh para ulama, dalam kitab.. (afwan gak jelas…)
Disebutkan di kitab tersebut sebuah kisah nyata bagaimana ada seorang pemuda dari sebuah kabilah, waktu itu dia ingin mencari seorang istri. Maka ia mencari
cari informasi, lalu dia mendapatkan kabar bahwasanya si Fulan bin Fulan memiliki putri putri yang cantik jelita, yang sangat menarik….. yang merupakan pilihan dan dambaan lelaki manapun
Akhirnya dia keluar dari rumahnya dan menuju ke tempat Fulan tersebut yang dia memiliki putri putri perempuan yang cantik cantik dan dia berkeinginan untuk meminang dan menikahi putri dari orang tua tersebut. Ternyata orang tua tersebut dia memiliki seorang keponakan wanita yang jika dilihat dari umurnya maka ia termasuk orang yang sudah ‘berumur’ dibandingkan dengan anak anaknya.
Kemudian wanita tersebut berkata kepada pamannya, “Wahai paman, maukah kau menikahkan aku dengan laki laki tersebut karena saya merasa saya adalah yang paling berhak menikah dengannya karena umur saya sudah pantas untuk menikah..
Akhirnya paman wanita tersebut mengabulkan keinginan keponakannya tersebut. Akhirnya dinikahkanlah pria tersebut dengan wanita ponakan dari lelaki yang memiliki putri putri yang cantik tersebut.
Dilangsungkanlah pernikahan….
Dan subhanalloh, ketika malam pertama, saat lelaki tersebut menemui istrinya, maka ia kaget luar biasa melihat wajah maupun fisik istrinya itu. Ternyata istrinya memiliki wajah yang tidak cantik, dan memiliki postur tubuh yang pendek, tidak seperti dari yang ia dapatkan dari kabar kabar yang ada, bahwasanya lelaki yang ia tuju tersebut memiliki (anak anak) wanita yang cantik cantik..
Akhirnya pada malam itu.. menjadi malam duka dan kesedihan bagi wanita tersebut.. Karena sang lelaki membelakangi dan tidak mau menyentuh wanita tersebut. Akhirnya wanita tersebut bersedih dan menangis melihat bagaimana perlakuan dari suaminya tersebut. Ia meyakini bahwasanya perkara ini bukan pe
rkara dosa yang dilakukan oleh dirinya.
Tapi dikarena taqdir dari Allah subhanahu wa ta’aala. Ia tidak bisa menghindar dari taqdir Allah. Ia memang diciptakan seperti itu. Wajahnya tidak cantik.. dan postur tubuhnya yang pendek..
Akhirnya suaminya tersebut berniat untuk segera menceraikan istrinya. Maka ketika terdengan adzan subuh, suaminya tersebut segera untuk bergegas keluar. Tetapi sebelum ia keluar, kemudian wanita tersebut melakukan sesuatu yang luar biasa. Dia memuji suaminya, dia menyanjung nyanjung kebaikan suaminya tersebut.
Dia berkata kepada suaminya, wahai suamiku, kalau kau mau, maka tahanlah diriku, barang beberapa hari atau beberapa bulan.. Setelah itu, kalau kau mau ceraikan aku, silahkan..
Maka suaminya tersebut akhirnya mempertahankan istrinya.
Dan Subhanalloh, ditengah perjalanan rumah tangganya, si istri tersebut melakukan segenap upaya bagaimana untuk menghiasi dirinya dengan akhlaq al kariimah. Ia memberikan pelayanan yang luar biasa, memberikan khidmat yang luarbiasa kepada suaminya tersebut.
Ketika suaminya pulang, maka disambutnya dengan baik.
Kemudian ketika sampai di rumah, di pembaringannya maka istrinya tersebut pandai bercerita dengan cerita cerita yang menarik dan tidak membosankan hingga dijumpai suaminya tertidur dengan lelap.. Setelah itu baru istrinya tidur.
Dan subhanallah ketika suaminya melihat kekuatan dan peran dari istrinya yang luar biasa, maka suaminya pun lupa akan keinginannya dahulu untuk menceraikan istrinya. Lupa akan wajah istrinya yang kurang cantik.. lupa akan postur tubuh istrinya yang pendek..
Akhirnya timbul mahabbah.. kecintaan terhadap istrinya tersebut. Dimana dia sangat mencintai istrinya Yang mungkin sang istri tersebut di sisi suaminya tidak ada duanya.. walaupun dia sekali lagi dari sisi wajah tidak cantik, atau dari postur tubuhnya kurang menarik.
Lalu pada suatu hari, ketika suaminya pulang lalu berkata pada istrinya, “Wahai istriku, saya lupa untuk menambatkan kudaku tadi. Apakah engkau sudah menambatkannya, maka istrinya bilang, iya.. gampang.. bias saya saja (atau mungkin bilang, iya saya sudah menambatkannya) supaya suaminya tersebut tidak repot lagi karena kudanya. terus saja si istri ini menghibur suaminya hingga suaminya tertidur.
Ketika suaminya tertidur, maka si istri pun keluar dari rumah mencari kuda suaminya. Ternyata kudanya memang belum di tambatkan. Akhirnya istrinya lah yang akan menambatkan kuda tersebut. Ketika akan ditambatkan, kudanya teriak teriak dan meringkik ringkik. Ia tidak mau di dekati oleh wanita tersebut. terus bersuara gaduh.. Akhirnya dengan suara gaduh tersebut, suaminya pun terbangun… “Ada apa ini…” Lalu ia pun keluar dari rumahnya. Ternyata setelah ia keluar rumah ia melihat ada bayangan didekat kudanya tersebut. Dan dia menyangka bahwasanya itu adalah pencuri. Akhirnya dia tembak seseorang yang dia anggap pencuri tersebut. Lalu orang yang dianggapnya sebagai pencuri itupun meninggal…
Setelah dia dekati, maka subhanallah, sang suami terkejut dan ketakutan.. Karena ternyata orang yang disangka pencuri yang ia tembaki adalah istrinya yang sangat ia cintai.. Dia merasa sedih dengan kesedihan yang luar biasa. Dia menyesal atas perbuatannya tersebut.. hingga akhirnya dia menguburkan istrinya tersebut dalam keadaan terus menangis karena ditinggalkan oleh istrinya.. dan karena kekhawatiran, akankah dia mendapatkan istri yang seperti itu lagi..
Sampai dengan ia menguburkan dan menutupkan istrinya dengan tanah pekuburan, terus dan terus dia bersedih menangis diatas tanah kuburannya tersebut. Walaupun istrinya sudah ‘dijalan’ tapi ia masih saja menangis diatas kuburan istrinya tersebut.
Hari berganti hari.. kemudian lelaki yang ditinggal istrinya tersebut pun menikah lagi dengan seorang wanita. Ketika ia menikahi wanita tersebut maka ia tidak mendapati dari wanita tersebut sifat yang dimiliki seperti istrinya yang dulu. Lalu ia pun menceraikannya.
kemudian dia menikah lagi, dan tidak puas karena tidak mendapati istri seperti istrinya yang dulu. Kemudian dicerainya lagi.. dan terus menceraikan lagi.. Akhirnya dia tidak mendapatkan wanita yang memiliki sifat seperti itu..
Kemudian pria tersebut bersyair dengan syair syair kesedihan,
Menggambarkan sifat sifat yang sangat indah yang dimiliki oleh istrinya,
Supaya ditiru oleh wanita wanita yang lainnya
Selesailah kisah ini…
Maka kesimpulan yang bisa kita ambil adalah bagaimana sesungguhnya bahwa letak kebahagiaan dalam kehidupan berumah tangga itu bukanlah hanya terletak pada sisi kecantikan istri tersebut. Kecantikan seorang wanita ataupun tubuh yang menarik tapi lebih daripada itu adalah kecantikan batin, akhlaq al kariimah yang ada pada seorang wanita itulah yang akan membawa kebahagiaan dalam kehidupan berumah tangga.
Wallahu a’lam bissawaaab
-selesai-
Sumbernya : Kisah Seorang Istri yang Kebagusan Akhlaqnya dapat Menutupi Kekurangan Fisiknya mp3
Semoga yang sedikit ini bermanfaat..
Ana suka ini ==> bisa menghibur juga bagi “jiwa yang galau”, sehingga ada motivasi untuk memiliki kecantikan batin jika nyatanya dia tidak ditakdirkan Allah untuk memiliki kecantikan lahir sesuai standar yang diinginkan orang.
: )
apa lelaki yang kek gitu masi ada di zaman sekarang? gak yakin………………
(:
apa wanita yang ahklaknya kek gitu masi ada di zaman sekarang? yg blm pernah menikah gak boleh jawab!
insyaalloh ada, sahabatku…. insyaalloh ada… sebagaimana di zaman ini masih bisa kita jumpai wanita yg “qonaah” terhadap fisik suaminya, maka insyaalloh lelaki yg “qonaah” pun juga ada. hanya saja, Alloh tak menampakkannya di keramaian ^^
Kemungkinan laki2 yang seperti diatas itu adalah laki2 yang gak nonton tipi, gak banyak melihat wajah wanita baik di foto2 pesbuk di iklan2 (dan maa syaa Alloh iklan2 zaman sekarang isinya cewe cantik2 semuanya… maa syaa Alloh ya, wanita memang benar2 bisa ‘menjual’..)
setidaknya alam bawah sadarnya belum merekam wajah wajah cantik para wanita, dan belum terprogram pikirannya bahwa wanita cantik itu adalah wanita yang berambut lurus, putih2 tak berjilbab, bgini bgini dan bgini dan seterusnya seperti yang di’katakan’ tipi dan iklan2 itu.
Bahkan secara tidak sadar juga mungkin terekam dalam pikiran sebagian besar orang, bahwa wanita shalihah itu adalah wanita2 yang berjilbab dengan jilbab cantik warna warni, menarik, wajahnya menawan hati, fotogenik, cantik sekali jika di foto; Ini tidak disadari, alam bawah sadar menganggap nya seperti itu. Karena tontonan juga orang menganggap orang kulit hitam itu jelek, orang cadaran itu teroris, orang kulit putih itu bangsa superior, dst. Bagaimana hal nya jika tontonannya adalah film film luar negeri yang wanita2nya seperti ituhh??
Makanya sebaiknya laki2, ikhwan, gak usah liat poto2 wanita wanita berjilbab di pesbuk. dan para wanita berjilbabnya juga mbok ya gak usah majang2 foto di pesbuk… Karena kalo majang foto di pesbuk mesti yang dipasang kan foto foto yang terbaik, tercantik, terindah terfotogenik, dengan senyum merekah dengan indahnya.
Lelaki yg tidak banyak melihat muka wanita ini, kemungkinan bersyukurnya dan kemungkinan menerima istrinya apa adanya jauhhh lebih besar ketimbang lelaki2 yang hobi nonton tipi, atau dalam kepalanya terekam ribuan atau jutaan wajah wanita;
Sedangkan lelaki yang telah banyak melihat wajah wanita, tidak disangsikan mereka pasti dijamin physicaly oriented. Mereka ingin wanita seperti yang diingini di alam bawah sadarnya itu. Disadari atau tidak itu kerjaan alam bawah sadar mereka. Alam bawah sadar mereka yang menciptakan standar wanita cantik itu seperti apa.
Semoga Allah mencukupkan mereka (laki2 yang tak banyak memandang itu), dengan Istrinya.. dan tentu saja bahagia mereka berbeda dengan bahagia nya laki2 yang hobi memandang…
memang akhlak dr jaman dahulu slalu jd primadona…
kenapa pake nama ‘nyuknyuk’?
Terima kasih ukhti Irilas sharing artikelnya… suka banget ma komen di atas, “… Sebagaimana di zaman ini masih bisa kita jumpai wanita yg “qonaah” terhadap fisik suaminya, maka insyaalloh lelaki yg “qonaah” pun juga ada. hanya saja, Alloh tak menampakkannya di keramaian ^^…”
Hmm, kira2 dimana ya bisa menemukan lelaki sperti itu kalo tidak nampak di keramaian??
Anchovy? ini ncop yahh ?
Dimana ya….
Mungkin yang menulis komen diatas tahu…
wah seneng baca cerita ini bagus masyaAllah ,,,,
Senang dan sedih mbacanya …
sangat bagus buat pelajaran dan bahan renungan bagi stiap pemuda ato pemudi..
Tentunya ,khususnya juga bagi saya..
Alhamdulillah ..