Perbedaan Kaana dan Inna | الفرق بين كان و إن

بسم الله Berikut ini adalah perbedaan antara Kaana dan Inna  : Inna dan saudara-saudaranya adalah huruf. Sedangkan Kaana dan saudara-saudaranya adalah Fi’il. Maka keadaan Inna dan Kaana masing-masing ketika bersambung dengan isimnya yang berbentuk dhomir pun sama dengan susunan huruf+dhomir (untuk Inna dss) dan fiil+dhomir (untuk Kaana dss). Kaana Merafa’kan isim dan menashobkan khobar, sebaliknya […]

Mengapa Dhomir Mutakallim ‘Ana’ (أنا) Diawali Hamzah, lalu Nun lalu alif? | Rahasia Pemilihan Huruf أ, ن, dan ا

Bismillah.. Diantara faidah-faidah menakjubkan di tiap Bab Ilalun Nahwi di belajar Bahasa Arab Nadwa ada di bab Isim Mabniy, Sub Bab Isim Dhomir. Yang paling bikin takjub adalah tentang filosofi dibalik dhomir ‘Ana’. Siapa yang mengira, pemilihan huruf hamzah lalu nun lalu alif setelahnya itu ada maksud dan tujuan tertentunya, dan penjelasannya ini menyangkut ‘lintas […]

Tiga Sebab Terhalangnya I’rob

bismillah… (dikutip dari buku Syarah Shofwatun Nadaa – Ustadz Abu Khunaiza dengan sedikit gubahan; Link download PDF Kitabnya ada di akhir artikel) Terkadang i’rab tidak nampak karena adanya penghalang dan penghalangnya ada 3. Tidak nampak I’rob adalah karena adanya salah satu penghalang dari 3: 1. مناسَبة = Penyesuaian Yaitu harakat disesuaikan dengan huruf setelahnya. Hal […]

Beberapa Catatan Tentang Isim Mu’rob (Mulakhos Qawaa’idul Lughoh Al-arabiyyah Hal 108-110)

Bismillah…. Di akhir pembahasan tentang isim-isim mu’rob kami ingin menyebutkan beberapa catatan umum tentang isim mu’rob: 1. Jika datang dua isim, keduanya ma’rifat atau dua isim keduanya nakiroh maka isim yang kedua adalah sifat/na’at bagi isim yang pertama. Isim yang kedua akan selalu menjadi na’at bagi isim yang pertama. Misalnya : جَاءَ الرَّجُلُ الفَاضِلُ – […]

Dhomir-dhomir Baariz (Tampak) dan Mustatir (Tidak Tampak) pada Fi’il Mudhori’ | ضمائر بارز و مستترون في فعل ضارع

Bismillah.. Dipostingan sebelumnya sudah lewat pembahasan tentang Dhomir-dhomir Baariz (Tampak) dan Mustatir (Tidak Tampak) pada Fi’il Madhi. Sekarang dilanjut ke Dhomir-dhomir Baariz (Tampak) dan Mustatir (Tidak Tampak) pada Fi’il Mudhori’. Langsung saja, pada Fiil mudhori, manakah yang fa’ilnya berupa dhomir mustatir dan mana pula yang fa’ilnya dhomir muttashil? Keterangan : Bagian yang berwarna ungu adalah fiil yang fa’ilnya adalah dhomir mustatir […]

Perbedaan Dzorof Yang Butuh Mudhof Ilaih dengan Dzorof Yang Tidak Membutuhkan Mudhof Ilaih (Durusul Lughoh Jilid 1)

Bismillah.. Bagi yang pernah belajar durusul lughoh jilid 1, mungkin ada yang bingung, kenapa kok ada dzorof yang setelahnya majrur seperti ba’da, tahta, qobla, amaama, tapi ada juga dzorof yang ber-AL dan tidak membutuhkan mudhof ilaih. Kenapa ya? Saya juga bertanya-tanya kesana kemari tapi belum ketemu jawaban yang memuaskan sampai suatu hari di kelas belajar […]

Dhomir-dhomir Baariz (Tampak) dan Mustatir (Tidak Tampak) pada Fi’il Madhi | ضمائر بارز و مستترون في فعل ماض

Bismillah Isim Dhomir adalah kata ganti. Dhomir memiliki pembagian sebagai berikut : Dhomir dapat melekat pada semua kata (isim, fi’il dan huruf). Dhomir yang melekat pada fi’il dapat berupa dhomir mustatir (tersembunyi) dapat juga dhomir baariz yang berupa dhomir muttasil (bersambung).  Nah, Pada Fiil madhi yang manakah yang fa’ilnya berupa dhomir mustatir dan mana pula yang fa’ilnya dhomir […]