Memanfaatkan Masa Masa ‘Sensitif’ Wanita

Alhamdulillah, dengan segala hikmah yang kita ketahui maupun tidak kita ketahui wanita diciptakan sebagai makhluq paling perasa, (walaupun tidak dinafikan sebagian kecil kaum adam juga memiliki karakter ‘perasa namun hal ini jauh lebih banyak ditemukan pada wanita). Dan pada sebagian wanita, mereka akan semakin bertambah tambah sensitifnya saat datang masa masa yang disebut PMS (Pra Menstruation Syndrome). Hal ini disebabkan mekanisme hormonal luarbiasa kompleks yang sedang berlangsung dalam tubuh mereka.

Maha Besar Allah, Pencipta dan Pengatur Seluruh Alam. Imbas aktivitas hormonal yang tampak adalah mereka lebih (bahkan jauh lebih) perasa dari hari hari biasa, lebih mudah menangis, mudah tersinggung, lebih emosional, lebih didominasi perasaan daripada sebelumnya. Pada beberapa wanita, tanpa sebab pun mereka akan menangis. Bagaimana jika ada sebabnya? Pasti semakin bombay saja tangisannya dan sensasi sedih yang mereka rasakan semakin menjadi jadi. Amboi rasanya..

Sangking dasyadnya pengaruh PMS ini, sampai sampai dikatakan bahwa seandainya kaum lelaki merasakan PMS ini, mungkin mereka akan mukul orang.

Sebagian besar dari kita, termasuk penulis sendiri mengalami masa masa sulit jika datang rasa sensitif yang berlebihan ini. Hampir hampir menjadi paranoid memikirkan perilaku orang orang sekitar, mudah sekali air mata ini tumpah karena hal hal yang sepele. Yang demikian ini sungguh melelahkan hati, membuat dunia ini sungguh sempit, kesedihan (seolah olah) tidak berujung, merasa menjadi seperti orang paling menderita saja didunia, meski kita mengetahui bahwa ujian paling besar adalah ujian para Nabi, tapi perasaan saat itu benar benar mendominasi, mengalahkan akal sehat. Sulit sekali berfikir jernih. Pokoknya semuanya salah, semuanya gak mengerti kita.. ~well, wanita ingin dimengerti~

MEMANFAATKAN KONDISI TERSEBUT

Pertama tama, kita lihat dulu potensi sensitif tersebut. Wanita akan menjadi perasa, jauh lebih perasa dari sebelumnya, memikirkan, bahkan terlalu berlebihan memikirkan hal hal yang baru saja ia hadapi, ia sangat mudah menangis, menjadi sangat perasa, mudah tersentuh oleh hal hal kecil. Segala puji bagi Allah yang menciptakan wanita dengan karakter demikian.

Jangan sibukkan diri kita memikirkan perilaku orang orang sekitar kita, karena hanya bikin sempit hidup ini. Benarlah perkataan salah seorang ulama terbaik, jika tidak tersibukkan dengan sesuatu yang bermanfaat maka kita akan tersibukkan dengan hal yang tidak bermanfaat.

Mari manfaatkan situasi dan kondisi tersebut, sibukkan diri dengan ilmu yang menambahkan rasa takut kita kepada Allah. Ambillah beberapa buku buku atau dengarkan kisah kisah para shahabat, mengenai kiamat, wasiat terakhir Rasulullah shalallahu ‘alayhi wasallam, lebih banyak mengingat kematian, merenungi perkara perkara yang mengerikan setelah kematian nanti, hayatilah kandungan AlQur’an terutama ayat ayat tentang akhirat. Ketika itu, apa yang kita terima akan semakin membekass..

Dan jangan lupakan untuk memohon hidayah kepada Allah, semoga Allah menambahkan bagi kita rasa cinta, rasa takut dan rasa harap hanya kepada-Nya. Sesungguhnya yang demikian itu tidak mungkin kecuali karena hidayah dari Allah, dan bukan sama sekali karena kepintaran dan kecerdasan kita. Berapa banyak orang cerdas diluar sana tapi malah menyesatkan dan semakin menyesatkan, semakin jauh dari kebenaran… Na’udzubillah… Dan tidaklah kita mampu menjamin bahwa kita selamanya akan berada diatas hidayah, bahkan kita sangat butuh hidayah tersebut setiap saat! Bahkan sekedar hidayah untuk bersyukur. Maka mohonlah hidayah pada Allah.

KEUTAMAAN ORANG ORANG YANG MENANGIS KARENA ALLAH

Sekali lagi, beruntunglah para wanita yang dikaruniai ‘kemudahan’ untuk menangis. Allah banyak sekali mengabarkan keutamaan orang orang yang mudah ‘tersentuh’ dengan ayat ayat AlQur’an tersebut. Diantaranya adalah firman Allah di surat Az Zumar ayat ke 23:

“Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Qur’an yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang , gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun

Dan firman Allah di Surat Al Isra’ ayat 107 – 109:

Katakanlah: “Berimanlah kamu kepadanya atau tidak usah beriman (sama saja bagi Allah). Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengetahuan sebelumnya apabila Al Qur’an dibacakan kepada mereka, mereka menyungkur atas muka mereka sambil bersujud, dan mereka berkata: “Maha Suci Tuhan kami, sesungguhnya janji Tuhan kami pasti dipenuhi”. Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyu’.

Selain itu Rasulullah shalallahu alayhi wasallam juga memberitakan keutaman orang yang menangis karena takut kepada Allah yaitu akan menjadi salah satu golongan yang kelak akan dilindungi dibawah naungan-Nya pada hari tidak ada lagi naungan kecuali naunganNya. Redaksi lengkap hadis tersebut adalah sebagai berikut:

Tujuh golongan yang kelak akan dilindungi oleh Allah dibawah naungan-Nya pada hari yang tidak ada lagi naungan kecuali naungan-Nya: (1) Imam yang adil; (2) Pemuda yang tumbuh dengan beribadah kepada Allah subhanahu wa ta’aala; (3) Seseorang yang hatinya selalu terpaut dengan masjid; (4) Dua orang yang saling mencinti karena Allah, keduanya bertemu dalam keadaan demikian dan berpisah pun dalam keadaan demikian pula; (5) Laki laki yang diajak (berzina) oleh seorang wanita yang memiliki kedudukan dan kecantikan namun ia mengatakan: ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allah’; (6) seseorang yang bersedekah namun ia menyembunyikan sedekahnya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diberikan oleh tangan kanannya da (7) Seseorang yang mengngat Allah dan kesendiriannya hingga kedua matanya bercucuran air mata.” (Bukhari 660 dan Muslim 1031)

Selain itu Rasulullah shalallahu ‘alayhi wa sallam juga bersabda:

Dua mata yang tidak akan disentuh oleh api neraka: mata yang menangis karena takut kepada Allah subhanahu wa ta’al dan mata yangsiaga karena berjaga jaga dijalan Allah” (HR. Tirmidzi (1338) dishahihkan oleh Syaik Al Albani)

Dan sabda beliau yang lain:

Tidak ada sesuatu yang lebih Allah cintai daripada dua macam tetesan dan dua macam bekas yaitu tetesan air mata karena takut kepada Allah subhanahu wa ta’aala dan tetesan darah yang mengalir di jalan Allah. Adapun dua bekas, yaitu bekas dari berjihad di jalan Allah dan bekas menunaikan salah satu kewajiban yang telah Allah subhanahu wa ta;ala tetapkan” (HR Tirmidzi (1363) di hasankan oleh syaikh al albani)

****hadits hadits kutamaan menangis karena Allah ini diambil dari buku ‘dan berlinanglah air mata taqwa’****

Semoga tulisan singkat ini bermanfaat

Allahumma inni as’alukal hudaa wa attuqoo, wal ‘afaafaa, wal ghinaa…

As alukal ikhlaas ya Alloh

2 thoughts on “Memanfaatkan Masa Masa ‘Sensitif’ Wanita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s