Mengapa Simpanan Lemak Terus Menumpuk?

Bismillah

Prolog: Tubuh menyimpan kelebihan sumber energi dalam bentuk glikogen (simpanan gula dalam otot dan hati; BUKAN glukosa darah), dan tumpukan lemak.. tapi kenapa tidak pernah kitadengar orang kelebihan glikogen? Yang ada hanya orang kelebihan lemak..

Begini awal mula ceritanya :

Karbohidrat, adalah salah makanan sumber energi utama untuk tubuh. Contohnya Nasi, roti, jagung, kentang, malt, sagu, gandum..

Sumber karbohidrat ini mulai dicerna ketika masih di dalam mulut, oleh enzim amilase yang ada pada air liur, memecah molekul karbohidrat menjadi molekul molekul yang lebih kecil. Diantara molekul yang lebih kecil itu adalah gula. Ini sebabnya kadang kala ketika kita mengunyah nasi, ada sedikit rasa maniss..

Selanjutnya, ketika karbohidrat ini tiba di usus halus, enzim amilase akan memecah molekul2 tersebut menjadi bentuk yang lebih sederhana lagi, yaitu maltosa. Lalu vili (semacam rambut rambut di usus halus yang berfungsi menyerap sari2 makanan) usus halus mengubah gula sederhana itu (maltosa, sukrosa dan laktosa) menjadi gula yang paling sederhana (monosakarida) yaitu  terutama dalam bentuk glukosa.

Nah, glukosa inilah yang diangkut ke seluruh sel dan jaringan tubuh dan akan digunakan sebagai sumber energi tentu saja melalui darah. Kadar glukosa yang terlalu tinggi didalam darah akan menyebabkan tubuh menghasilkan hormon insulin (oleh pankreas). Oleh hormon insulin, terjadi pengalokasian kelebihan glukosa ini menjadi :

1. Mengubahnya menjadi energi dan digunakan,

3. Menyimpannya dalam jaringan otot dan hati dalam bentuk glikogen,

4. Menyimpannya dalam bentuk lemak

Intinya, semua aksi hormon insulin itu akan menurunkan kadar glukosa dalam aliran darah.

Jika konsumsi karbohidrat terlalu banyak, sementara sebagian sudah di konversikan menjadi energi, dan tubuh tidak mampu lagi menampung glikogen, maka kelebihan glukosa itu tersebut akan dikonversi menjadi lemak yaitu dalam bentuk jaringan dibawah kulit dan lemak di wilayah abdominal -perut- dalam jumlah tak terbatas..

Maka jawaban prolog diatas, “tidak pernah kita dengar orang kelebihan glikogen? Yang ada hanya orang kelebihan lemak..” bahwa tubuh membatasi pembentukan glikogen, tapi untuk lemak, tidak terbatas, unlimited..

Semakin banyak kelebihan glukosa, dan ketika quota untuk mengkonversikannya ke energi dan glikogen terpenuhi, tinggal satu cara : mengubahnya menjadi tumpukan lemak..

Semoga yang sederhana ini sedikit bermanfaat..

-salah satu bagian yang melengkapi BAB II kmaren-

#Agar.Ilmu.Bermanfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s