Sindrom ‘Jatuh Cinta’, Sedikit Tinjauan dari Sisi Medis

Bismillah..

Saya menemukan artikel menarik dari salah satu page di Facebook, namanya page Faculty Of Medicine yang biasanya mempublish artikel artikel kedokteran tapi kali ini artikelnya menarik. Judulnya Love Syndrome. Beberapa pernyataan saya beri catatan berupa dalam kurung jika dirasa tidak sesuai -menurut pendeknya pengetahuan saya-. Artikel asli dari webnya bisa dilihat disini

Isinya kira kira seperti berikut :

Sindrom Jatuh Cinta

Etiologi : -tidak diketahui-

Kisaran Umur : Remaja. Hasil penelitian terbaru menunjukkan penyakit ini ditemukan ketika umur sekitar 25 (kayaknya.. sebelum 25 pun sudah terjadi ya?.pen)

Gejala :
A. Gejala paling umumnya adalah deg deg an yang penderitanya menganggapnya indah
B. Hilang nafsu makan
C. Kurang tidur
D. Suka melamun
E. Tidak tertarik untuk mengerjakan apa apa
G. Dia jadi puitis dan tiba tiba menjadi penyair (bahaya)

Tanda tandanya :
A. Pupil membesar, terutama ketika sedang mencari2 kekasihnya
B. Memerah pada pipi (sering kali ditemukan pada wanita)
C. Ketika dilakukan pemeriksaan dengan stetoskop, bunyi detak jantungnya lebih terdengar LOVE daripada LUB (dari lub dub lub dub)
D. Suka senyum senyum sendiri

Patologi dan Klinis:
Penyakit memiliki tingkatan tingkatan tertentu. Pasien memiliki gejala yang samar dan sulit terdeteksi seperti tidak nafsu makan, kurang tidur, dan lain lain. Lama kelamaan, penyakit ini menjalar ke tubuh si penderita, dan menunjukkan gejala yang bermacam macam. Penyakit menjadi lebih parah ketika si pasien memandang kekasihnya. Ketika memandangnya terjadi kontraksi otot pupil pada mata sehingga menyebabkan pupil membesar. Matanya akan terus terbuka dan tidak berkedip.. (terpana kali ya.pen).

Otot Zygomaticus major -otot di wajah- nya secara otomatis terkontraksi dan penderita pun tersenyum.. : ) (Fenomena Tersenyum Ketika Memandang – Smile at Sight Phenomenon). Ketika si belahan jiwa mendekat, maka potenial aksi pun tampak pada detak jantung yang tidak biasa.. tidak karu karuan, dan kehilangan ritme normalnya. Pemeriksaan secara mikroskopis pada otot jantungnya menunjukkan adanya jaringan ‘pacemaker’ -jaringan yang bikin jantung berdetak- yang tidak normal pada area tertentu yang diberi nama ‘TITIK ROMANTIS’ yang bertanggung jawab atas ketidak normalan detak jantung itu. Pasien akan merasa gelisah dan ‘kacau’ disertai deg deg-an yang makin menjadi jadi.

Salah satu karakteristik penyakit ini adalah pasien ingin selalu merasakan sakit ini, lagi dan lagi. Pada tingkat yang udah parah, otak juga ikut terganggu. Jika tidak ditangani dengan baik, maka keadaan pasien bisa memburuk…

Penanganan :
Terapi Menikah memberikan jaminan penyembuhan 100%!!😀. Ini efektif untuk pasien dengan umur rata rata diatas 22 tahun. Jika dilaksanakan lebih awal maka akan terjadi reaksinya tidak semestinya.. (kita tidak bisa membenarkan kalimat terakhir ini.pen)

Tindakan pencegahan :
Beberapa uji coba telah dilakukan untuk menghindari penyakit ini. Para ahli dari Organisasi Per-Cinta-an Dunia (World Love Organitation) menyatakan bahwa penyakit ini hampir tidak dapat dihindari terutama pada kelompok umur tersebut dan pencegahan benar benar tidak mungkin. (tidak juga.. jika melaksanakan syari’at Islam dengan sungguh2 in syaa Allah bisa dihindari, kan?!.pen) Beberapa percobaan untuk ‘memutuskan’ atau menginterupsi pasien yang sedang mengalami penyakit ini dapat menyebabkan keadaan semakin memburuk..

6 thoughts on “Sindrom ‘Jatuh Cinta’, Sedikit Tinjauan dari Sisi Medis

  1. klo yg dimaksud fitrah ‘jatuh cinta’ maka benar tiap orang akan merasakannya…..kapan? kayanya tergantung pubertas masing2 yah…bisa jadi anak SD skrg udah tau ttg arti cinta dan punya rasa dg lawan jenis…eniwe, artikelnya menarik….tp ngga suka dibagian ini…”Ketika si belahan jiwa mendekat….”
    ini koteksnya untuk yg udah menikah, apa belum menikah ? kan ga jelas…y g sai..:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s