Panggilan dengan Ungkapan Lembut (ملاطفة)

Bismillah…

Panggilan dengan ungkapan lembut disini maksudnya adalah memanggil orang yang diajak berbicara dengan panggilan selain namanya, dalam rangka melembutkan panggilan, seperti Allah memanggil rasulnya, di surat Al Muzammil,

يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ

Wahai orang yang berselimut..”

juga di surat berikutnya, Al Mudatsir, Allah memanggil Rasulullah shalallahu ‘alayhi wa sallam dengan ..

يَا أَيُّهَا الْمُدَّثِّرُ

Wahai orang yang berkemul,”

Dikatakan dalam التفسير الواضح الميسّر  :

العرب إذ أرادت ملاطفة المخاطب, و ترك معاتبه نادوه باسم مشتق من حالته التى هو عليها كقولهم: قم يا عجلان .. أو يا ندمان

و كقول النبي صلّى الله عليه و سلّملعلي حين غضب من فاطمة و نام في المسجد و لصق بجنبه الطراب: قم يا أبا تراب فكان أحبّ الأسماء إليه فالنداء له صلّى الله عليه و سلّم– “يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُإنما ناداه به تأنسيا و تلطفا له

“..Orang arab, ketika ingin berlaku sopan kepada orang yang sedang diajak bicara, maka mereka akan tinggalkan celaan dan memanggil dengan isim musytaq* dari keadaan orang yang sedang di ajak bicara. Sebagaimana perkataan mereka :

Kum yaa ‘ajlan (Bangun, wahai orang yang sedang terburu buru..) atau

Yaa Nadamaan.. (Wahai orang yang sedang menyesal)

Juga sebagaimana perkataan Nabi shalallahu ‘alayhi wa sallam kepada ‘Ali radhiyallahu ‘anhu ketika ia marah kepada Fathimah radhiyallahu ‘anha dan ia tidur dimasjid, lalu menempel padanya debu. Rasulullah memanggilnya,

Kum yaa Abaa Thurob (Bangun wahai Bapak yang berdebu) ..

Lalu nama tersebut kemudian menjadi nama yang disukai oleh Ali radhiyallahu ‘anhu.

Dan Allah memanggil beliau -shalallahu ‘alayhi wa sallam- dengan panggilan ‘Wahai orang yang berselimut ‘ dalam rangka keramahan dan kelembutan terhadap beliau..”

=========================================

Mungkin bisa juga sesekali kita praktekkan…

يا منتظرات …

(Wahai para wanita yang menunggu..)

يا باحثون …

(Wahai para laki laki yang mencari..)

يا ناعذة

(Wahai -wanita- yang mengantuk..)

Faidah hari ini [Jum’at 14 Oktober 2011]

__________________________________________________________

*Isim Mustaq (مشتق: Turunan) adalah isim yang terusun dari kata kata selain isim tersebut.. Misalnya :

فَائِزٌ أكبَر – صَبُورُ

 فَائِزٌ (orang yang kalah) Dikatakan isim mustaq karena ia berasal dari fiil فَازَ (mengalahkan)

Begitu juga dengan أكبر yang berasal dari fi’il كبر dan صَبُورٌ  dari fiilصبر

Ada 8 Isim musytaq; diantara nya isim tafdhil, isim faa’il, isim zaman, isim makan dan lainnya.. Adapun isim musytaq yang dapat di gunakan untuk mulaathofah  belum diketahui, apa keseluruhan isim tersebut bisa dipakai, atau hanya sebagian saja, atau mungkin hanya isim faail saja..

Bagi yang tahu barangkali bisa berbagi disini

4 thoughts on “Panggilan dengan Ungkapan Lembut (ملاطفة)

  1. Wahai hati yang lembut…teruslah berbagi ilmu,saya selalu menunggu artikel-artikel berikutnya ^_^ semoga kelak menjadi amal jariyah…Aamiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s