Beberapa Catatan Tentang Isim Mu’rob (Mulakhos Qawaa’idul Lughoh Al-arabiyyah Hal 108-110)

Bismillah…. Di akhir pembahasan tentang isim-isim mu’rob kami ingin menyebutkan beberapa catatan umum tentang isim mu’rob: 1. Jika datang dua isim, keduanya ma’rifat atau dua isim keduanya nakiroh maka isim yang kedua adalah sifat/na’at bagi isim yang pertama. Isim yang kedua akan selalu menjadi na’at bagi isim yang pertama. Misalnya : جَاءَ الرَّجُلُ الفَاضِلُ – […]

Kuadran I’rob Isim

Bismillah.. Bosan dengan yang monoton, hitam-putih dan kurang seru begini: kalau begitu ayo bikin yang lebih meriah, ceria, full colour dan bisa di bayangkan. (bukan) kebetulan juga Ir’ob itu ada empat macam, jadi coba bikin dalam bentuk bentuk ‘kuadran’ seperti ini: Atau digabung sekalian dengan mind-map seperti ini juga bisa: Saran pribadi kalau mau bikin […]

Jadilah Sebagaimana Isim Mabni

Bismillah.. Teringat ketika dauroh Bahasa arab di jogja untuk kitab Mulaakhos Qowaa’id Al Lughoh Al ‘Arobiyyah sekitar tahun 2011 awwal (atau 2010 akhir ya??? lupa) ketika pembahasan sampai pada Isim isim yang Mur’ob dan Mabni[1]. ada filosofi menarik yang disebutkan oleh Ustadz ketika itu, yang kira2 intinya (redaksi yang disampaikan mungkin berbeda) Jadilah sebagaimana isim […]