Mengapa الذي التي  serta  الذين Lam-nya Hanya satu sedangkan Pada  اللائي، اللتان، اللذان، اللذي Lam nya ditulis dua?

Bismillah Untuk Isim Maushul الّذي dan الّتي Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah menjelaskan bahwa الذي terdiri dari AL ditambah huruf lam, lalu huruf dzal dan huruf ya’. AL disitu bukan AL yang menunjukkan bahwa dia adalah isim makrifat (meski ada ulama yang berpendapat demikian) melainkan dia adalah AL zaidah  (tambahan) dan laazimah (harus selalu ada). Lalu […]

Mengapa Dhomir Mutakallim ‘Ana’ (أنا) Diawali Hamzah, lalu Nun lalu alif? | Rahasia Pemilihan Huruf أ, ن, dan ا

Bismillah.. Diantara faidah-faidah menakjubkan di tiap Bab Ilalun Nahwi di belajar Bahasa Arab Nadwa ada di bab Isim Mabniy, Sub Bab Isim Dhomir. Yang paling bikin takjub adalah tentang filosofi dibalik dhomir ‘Ana’. Siapa yang mengira, pemilihan huruf hamzah lalu nun lalu alif setelahnya itu ada maksud dan tujuan tertentunya, dan penjelasannya ini menyangkut ‘lintas […]

Perbedaan Dzorof Yang Butuh Mudhof Ilaih dengan Dzorof Yang Tidak Membutuhkan Mudhof Ilaih (Durusul Lughoh Jilid 1)

Bismillah.. Bagi yang pernah belajar durusul lughoh jilid 1, mungkin ada yang bingung, kenapa kok ada dzorof yang setelahnya majrur seperti ba’da, tahta, qobla, amaama, tapi ada juga dzorof yang ber-AL dan tidak membutuhkan mudhof ilaih. Kenapa ya? Saya juga bertanya-tanya kesana kemari tapi belum ketemu jawaban yang memuaskan sampai suatu hari di kelas belajar […]